Cara mudah ke Singapore tanpa Viskal !!
Biasanya orang2 stress kalo ke Singapore itu amatlah mahal biayanya. Bagaimana tidak? Untuk pergi saja setidaknya ada uang 3 juta di tangan.
Banyak orang yang kadang menghemat dengan jalan pergi ke Singapore melalui Batam yang biaya Viskalnya setengah dari biaya jika pergi dengan Pesawat langsung ke Singapore. Namun rasanya tetap terasa mahal karena sudah pasti keluar diatas 1 jt setelah ditotal perjalanannya.
Ada solusi tepat walaupun agak ilegal, yaitu dengan mendaftar sebagai kependudukan Batam dan membuat paspor Batam dan ada baiknya juga jika ada saudara yang menetap disana. Sehingga dengan mendapat KTP dan paspor Batam, anda tidak perlu lagi membayar viskal namun dengan catatan harus pergi melalui Batam (via Ferry). Yang anda butuhkan dalam pembuatannya tentu saja, seperti Kartu Keluarga, KTP asli (Jakarta) dan beberapa Akte dan tentunya seorang Agent yang dapat dipercaya. Sehingga untuk selanjutnya nanti anda hanya perlu membayar untuk ongkos2 berikut ini :
1. Ticket Pulang Pergi Jakarta-Batam (disesuaikan tanggal pergi dan pulangnya)
2. Ticket Ferry Pulang Pergi Batam – Singapore (biasanya berlaku selama 2 tahun, dapat digunakan kapan saja)
3. Uang menginap dan biaya bepergian di Singapore (lebih kurang 500 dolar untuk cowo atau 1000 dolar untuk cewe)
Dengan begitu kan, lebih dapat menghemat biaya pulang perginya.
Kalau ada yang mau ditanya silakan chat dengan saya ^__^
Untuk melakukan kerja di Singapura selalu inti utamanya seseorang perlu mendapat ijin menetap di Singapura lebih dari 1 Bulan entah itu berupa :
- Work Permit
- Employment Pass
- Permanent Residence
Bagi yg bekerja dengan bantuan organisasi di Singapura umumnya dibantu membuat ketiga “pass” tersebut agar anda dapat menjalankan aktivitas kerja tidak dibatasi waktu yg sempit pada Entry Pass yang hanya berlaku 30 hari. Lain halnya jika kerja yang dimaksud itu tidak mempunyai wewenang untuk membuat “pass” tersebut alias ilegal works. Hal ini yang bisa dimungkinkan harus mendapat jaminan dari orang Singapur sendiri atau kerabat yang ada tinggal disana. Jadi orang hanya bergantung dengan alasan social visit ke kerabat anda dan diam2 bekerja part time… Ketentuan ini tentunya mungkin memberi resiko deportasi yang amat mengancam anda bisa tinggal lagi di Singapura tapi untuk sekadar part time yang dalam jangka waktu sebentar why not? Untuk info lebih lanjut harap menemui saya jika ada waktu…..